maksudnya ingin buat puisi indah seperti dulu tapi ternyata ga bisa ( emang dulu indah" puisi nya iah ? ),
yah, paling ga adalah yang ditulis...
sekarang entah kenapa semua menjadi beku, kaku, bahkan mungkin berkarat.
hanya sekedar kata" yang mengungkapkan perasaan pun tak terucap.
jadi langsung aja lah iah sayang...
hari ini
tepat satu tahun yang lalu
kita mulai satu fase baru dalam hidup kita
satu babak dimana kita mengakhiri 'aku' dan 'kamu'
berubah menjadi 'kita'
kalo inget gimana dulu
sepuluh tahun yang lalu
bagaimana kita ( atau tepatnya aku ) memulai hubungan (istimewa) kita
suka senyum" sendiri
konyol, aneh, bodoh, semua jadi satu
tapi ssatu hal yang menyyimpulkan itu semua
CINTA
tentu terlalu naif kalo dulu kata" cinta disebut
karena kita hanyalah anak"
anak" yang sok dewasa, sok mau menjadi diri
makanya kita hanya pakai kata SUKA
lewat sembilan tahun
tentu sembilan adalah masa" yang sulit
penuh liku" dan bahkan cobaan
hingga bertanya-tanya 'kemanakah arah tujuan ini'
kalo lagu sekarang 'mau dibawa kemana hubungan kita'
:-)
satu tahun yang lalu
3 hari sebelumnya
aku menangis, karena bis yang seharusnya membawaku ke palembang ternyata mogok tak berkesudahan
dan gempa yang mengguncang pun membuat berpikir beberapa kali
akan seperti apa kondisi jalan di sana
aku menangis, apakah di saat" dekat seperti ini masih juga ada halangan ?
alhamdulillah...
semua bisa dilalui
aku sampai rumah dengan selamat ( walaupun badan meriang )
dan... pada hari pernikahan kita
hari ini satu tahun yang lalu
semua terbilang lancar
bangun pagi aku segar bugar
dan aqad pun terbilang tanpa hambatan kan?
ya.. walaupun harus 3 kali..
thu masalah teknis aja kok...
dan... satu tahun telah berlalu
tentunya aku masih jauh, terlalu jauh sebagai sosok suami sempurna
seorang suami idaman yang bisa menjadi imam bagi keluarga
yang bisa hangat menyayangi
yang bisa menenangkan hati
yang bisa jadi teman dalam tawa dan susah
yang selalu ada buat berbagi
dan semua sikap" ku yang menyakitkan lainnya
bisa jadi, ternyata aku masih terjebak dalam 'aku'
masih menikmati ke'aku'anku
dan semua tentang 'aku'
maafkan aku sayang...
bukan aku tak mau menjadi 'kita'
karena sesungguhnya sekarang kita adalah 'kita'
terima kasih untuk satu tahun ini
satu tahun yang walaupun sulit namun sangat indah
indah dengan semua keterbatasan kita
indah dengan semua hal" baru yang kita lalui bersama
indah dengan pelajaran" bagi kita, 2 orang pemula berumah tangga
aku tak pandai merangkai kata" indah
hanya MAAF dan TERIMA KASIH yang bisa aku ungkapkan untuk satu tahun ini...
dan satu lagi..
aku mencintaimu istriku..
my lovely sugar.....
--- suami yang masih harus banyak belajar ---
Tuesday, October 5, 2010
Tuesday, January 26, 2010
dibalik kesukaran ada kemudahan ...
Ada kegundahan tersendiri yang dirasakan seekor anak katak ketika langit tiba-tiba gelap. "Bu, apa kita akan binasa. Kenapa langit tiba-tiba gelap?" ucap anak katak sambil merangkul erat lengan induknya. Sang ibu menyambut rangkulan itu dengan belaian lembut.
"Anakku," ucap sang induk kemudian. "Itu bukan pertanda kebinasaan kita. Justru, itu tanda baik." jelas induk katak sambil terus membelai. Dan anak katak itu pun mulai tenang.
Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama. Tiba-tiba angin bertiup kencang. Daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan. Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin. Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil. "Ibu, itu apa lagi? Apa itu yang kita tunggu-tunggu?" tanya si anak katak sambil bersembunyi di balik tubuh induknya.
"Anakku. Itu cuma angin," ucap sang induk tak terpengaruh keadaan. "Itu juga pertanda kalau yang kita tunggu pasti datang!" tambahnya begitu menenangkan. Dan anak katak itu pun mulai tenang. Ia mulai menikmati tiupan angin kencang yang tampak menakutkan.
"Blarrr!!!" suara petir menyambar-nyambar. Kilatan cahaya putih pun kian menjadikan suasana begitu menakutkan. Kali ini, si anak katak tak lagi bisa bilang apa-apa. Ia bukan saja merangkul dan sembunyi di balik tubuh induknya. Tapi juga gemetar. "Buuu, aku sangat takut. Takut sekali!" ucapnya sambil terus memejamkan mata.
"Sabar, anakku!" ucapnya sambil terus membelai. "Itu cuma petir. Itu tanda ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang! Keluarlah. Pandangi tanda-tanda yang tampak menakutkan itu. Bersyukurlah, karena hujan tak lama lagi datang," ungkap sang induk katak begitu tenang.
Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan. Tiba-tiba, ia berteriak kencang, "Ibu, hujan datang. Hujan datang! Horeeee!"
**
Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu. Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum.
Saat itulah, tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan. Persis seperti anak katak yang takut cuma karena langit hitam, angin yang bertiup kencang, dan kilatan petir yang menyilaukan. Padahal, itulah sebenarnya tanda-tanda hujan.
Benar apa yang diucapkan induk katak: jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapi. Karena hujan yang ditunggu, insya Allah, akan datang. Bersama kesukaran ada kemudahan. Sekali lagi, bersama kesukaran ada kemudahan.
Sumber : Eramuslim
"Anakku," ucap sang induk kemudian. "Itu bukan pertanda kebinasaan kita. Justru, itu tanda baik." jelas induk katak sambil terus membelai. Dan anak katak itu pun mulai tenang.
Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama. Tiba-tiba angin bertiup kencang. Daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan. Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin. Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil. "Ibu, itu apa lagi? Apa itu yang kita tunggu-tunggu?" tanya si anak katak sambil bersembunyi di balik tubuh induknya.
"Anakku. Itu cuma angin," ucap sang induk tak terpengaruh keadaan. "Itu juga pertanda kalau yang kita tunggu pasti datang!" tambahnya begitu menenangkan. Dan anak katak itu pun mulai tenang. Ia mulai menikmati tiupan angin kencang yang tampak menakutkan.
"Blarrr!!!" suara petir menyambar-nyambar. Kilatan cahaya putih pun kian menjadikan suasana begitu menakutkan. Kali ini, si anak katak tak lagi bisa bilang apa-apa. Ia bukan saja merangkul dan sembunyi di balik tubuh induknya. Tapi juga gemetar. "Buuu, aku sangat takut. Takut sekali!" ucapnya sambil terus memejamkan mata.
"Sabar, anakku!" ucapnya sambil terus membelai. "Itu cuma petir. Itu tanda ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang! Keluarlah. Pandangi tanda-tanda yang tampak menakutkan itu. Bersyukurlah, karena hujan tak lama lagi datang," ungkap sang induk katak begitu tenang.
Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan. Tiba-tiba, ia berteriak kencang, "Ibu, hujan datang. Hujan datang! Horeeee!"
**
Anugerah hidup kadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak datang diiringi dengan tiupan seruling merdu. Tidak diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum.
Saat itulah, tidak sedikit manusia yang akhirnya dipermainkan keadaan. Persis seperti anak katak yang takut cuma karena langit hitam, angin yang bertiup kencang, dan kilatan petir yang menyilaukan. Padahal, itulah sebenarnya tanda-tanda hujan.
Benar apa yang diucapkan induk katak: jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapi. Karena hujan yang ditunggu, insya Allah, akan datang. Bersama kesukaran ada kemudahan. Sekali lagi, bersama kesukaran ada kemudahan.
Sumber : Eramuslim
Monday, December 21, 2009
Selalu Untukmu
Jantungku berdetak kencang
Dimanakah dirimu ?
Cepatlah datang
Aku dilanda bimbang
Cepatlah pulang
Aku selalu jatuh cinta
Dan tak pernah bisa bila tak ada kamu didekatku
Sudikah kamu berada di dekatku dan jadi milikku
Entah apa yang terjadi bila kamu tak didekatku
Karena aku suka dirimu
Karena tak mungkin menyalahkan waktu
Karena tak mungkin menyalahkan keadaan
Inilah aku
Yang selalu jatuh cinta padamu
Selalu merindukanmu
Selalu inginkan hatimu
Tak ingin lukai hatimu
Karena cintamu yang semakin terasa dalam asa
Engkaulah cintaku
Cinta dalam hidupku bersama rembulan
Aku menangis dalam hati
Jika kau tak datang tuk peluk hatiku
Powered by : -Na-
Dimanakah dirimu ?
Cepatlah datang
Aku dilanda bimbang
Cepatlah pulang
Aku selalu jatuh cinta
Dan tak pernah bisa bila tak ada kamu didekatku
Sudikah kamu berada di dekatku dan jadi milikku
Entah apa yang terjadi bila kamu tak didekatku
Karena aku suka dirimu
Karena tak mungkin menyalahkan waktu
Karena tak mungkin menyalahkan keadaan
Inilah aku
Yang selalu jatuh cinta padamu
Selalu merindukanmu
Selalu inginkan hatimu
Tak ingin lukai hatimu
Karena cintamu yang semakin terasa dalam asa
Engkaulah cintaku
Cinta dalam hidupku bersama rembulan
Aku menangis dalam hati
Jika kau tak datang tuk peluk hatiku
Powered by : -Na-
Thursday, December 17, 2009
Masih Adakah Rindu ?
Sebening air mata ini
Sesunyi Udara malam
Setulus aroma cinta
Seberat rasa rindu
Bisakah kau rasakan semua itu ?!
Kerinduan ini
Takut ini
Cinta ini
Kuingin kau merasakan kehadiranku di sisimu
Berteduh di bawah sorot mata yang sejuk
Berlindung di bawah kokohnya hati
Bersandar di pundakmu
Seraya kau rangkul aku dalam pelukmu
Adakah kau tahu hati ini rindu
Ingin rasanya ku berdiri untuk memelukmu
Melepaskan rasa rindu ini
Namun semua itu tak mungkin
Karena kau jauh dariku
Aku tahu keraguan masih menyelimutimu
Apakah tidak ada secercah rasa itu padaku , walaupun sedikit ?
Apa daya , rindu tak tergapai
Cukup dipendam dalam hati
@ Powered by : -Na-
Sesunyi Udara malam
Setulus aroma cinta
Seberat rasa rindu
Bisakah kau rasakan semua itu ?!
Kerinduan ini
Takut ini
Cinta ini
Kuingin kau merasakan kehadiranku di sisimu
Berteduh di bawah sorot mata yang sejuk
Berlindung di bawah kokohnya hati
Bersandar di pundakmu
Seraya kau rangkul aku dalam pelukmu
Adakah kau tahu hati ini rindu
Ingin rasanya ku berdiri untuk memelukmu
Melepaskan rasa rindu ini
Namun semua itu tak mungkin
Karena kau jauh dariku
Aku tahu keraguan masih menyelimutimu
Apakah tidak ada secercah rasa itu padaku , walaupun sedikit ?
Apa daya , rindu tak tergapai
Cukup dipendam dalam hati
@ Powered by : -Na-
duality
seseorang bercerita padaku
bagaimana ia tidak suka orang lain berkomentar tentang dirinya
tentang selera musik misalnya
kenapa denger lagu ga jelas gitu ?
apa ga ada lagi yang enak di denger kayak lagu 'ini' misalnya
atau bagaimana saat orang berkomentar
seharusnya kau melakukan seperti ini
ga perlu kau berbuat seperti itu
seolah-olah mengatur hidupnya
mengatur keinginannya
dan ia berkata padaku
apa yang orang tau tentangku ?
aku yang paling tau akan diriku ?
dan sungguh bodoh orang yang tidak tau apa yang diinginkannya
waktu menyingkap semua
saat aku dengar dia berkata
berkomentar tentang selera seseorang
musik misalnya
musik apa itu ?
kampungan banget ...
seharusnya , dia punya potensi buat tau musik yang lebih bagus
atau berkomentar tentang orang lain
kenapa dia begitu ?
seharusnya dia begini
seolah-olah menilai atau mengatur orang lain
hidup , keinginan , orang lain
dan .. selalu dengan mudah menertawakan orang lain
tertawa melihat kesusahan orang
tertawa melihat sial orang
aku lihat dia
aku lihat diriku
dan aku lihat orang di sekitar ku
apakah dia adalah aku
apakah dia adalah mereka
apakah dia adalah kita
yang selalu mudah berbicara
yang dengan gampang berkomentar
yang bisa mengkritik
orang lain
selera
keinginan
hidup
inspired by : -long-
bagaimana ia tidak suka orang lain berkomentar tentang dirinya
tentang selera musik misalnya
kenapa denger lagu ga jelas gitu ?
apa ga ada lagi yang enak di denger kayak lagu 'ini' misalnya
atau bagaimana saat orang berkomentar
seharusnya kau melakukan seperti ini
ga perlu kau berbuat seperti itu
seolah-olah mengatur hidupnya
mengatur keinginannya
dan ia berkata padaku
apa yang orang tau tentangku ?
aku yang paling tau akan diriku ?
dan sungguh bodoh orang yang tidak tau apa yang diinginkannya
waktu menyingkap semua
saat aku dengar dia berkata
berkomentar tentang selera seseorang
musik misalnya
musik apa itu ?
kampungan banget ...
seharusnya , dia punya potensi buat tau musik yang lebih bagus
atau berkomentar tentang orang lain
kenapa dia begitu ?
seharusnya dia begini
seolah-olah menilai atau mengatur orang lain
hidup , keinginan , orang lain
dan .. selalu dengan mudah menertawakan orang lain
tertawa melihat kesusahan orang
tertawa melihat sial orang
aku lihat dia
aku lihat diriku
dan aku lihat orang di sekitar ku
apakah dia adalah aku
apakah dia adalah mereka
apakah dia adalah kita
yang selalu mudah berbicara
yang dengan gampang berkomentar
yang bisa mengkritik
orang lain
selera
keinginan
hidup
inspired by : -long-
Tuesday, December 15, 2009
keperihan hati
Seperti daging yang tertusuk
Keperihannya sampai ke hati
Sakit yang tak dapat ku teriakkan
aku berkeringat meski tidak kepanasan
tubuhku menggigil meski tidak kedinginan
sayang ...
seperti itulah perasaanku
saat aku tau kau akan menikah
aku tertawa dalam keramaian
menangis dalam kesendirian
kini di dalam hati terasa perih
engkau yang mengatakan kepadaku
engkau tidak akan berubah
dan tidak akan berbuat buruk
engkau yang mengatakan kepadaku
kita akan bersatu
kita berdua , di malam yang begitu indah
kini kau melupakan janji yang telah kita buat
tanpa kau pedulikan kesedihan hati ku
sayang ...
sungguh aku tak menduga
Keperihannya sampai ke hati
Sakit yang tak dapat ku teriakkan
aku berkeringat meski tidak kepanasan
tubuhku menggigil meski tidak kedinginan
sayang ...
seperti itulah perasaanku
saat aku tau kau akan menikah
aku tertawa dalam keramaian
menangis dalam kesendirian
kini di dalam hati terasa perih
engkau yang mengatakan kepadaku
engkau tidak akan berubah
dan tidak akan berbuat buruk
engkau yang mengatakan kepadaku
kita akan bersatu
kita berdua , di malam yang begitu indah
kini kau melupakan janji yang telah kita buat
tanpa kau pedulikan kesedihan hati ku
sayang ...
sungguh aku tak menduga
Friday, December 11, 2009
i will survive
I Will Survive (The Cake)
At first I was afraid I was petrified
I kept thinking I could never live without you
By my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you've done me wrong
I grew strong
I learned how to get along
And so you're back
From outer space
I just walked in to find you
Here without that look upon your face
I should have changed that fucking lock
I would have made you leave your key
If I had known for just one second
You'd be back to bother me
Well now go, Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumble?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive , Yeah
As Long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
It took all the strength I had
Just not to fall apart
I'm trying hard to mend the pieces
Of my broken heart
And I spent oh so many nights
Just feeling sorry for myself
I used to cry,
But now I hold my head up high
And you see me With somebody new
I'm not that stupid little person Still in love with you
And so you thought you'd just drop by
And you expect me to be free
But now I'm saving all my lovin'
For someone whose lovin' me
Well now go, Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumple?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive Yeah
As long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
At first I was afraid I was petrified
I kept thinking I could never live without you
By my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you've done me wrong
I grew strong
I learned how to get along
And so you're back
From outer space
I just walked in to find you
Here without that look upon your face
I should have changed that fucking lock
I would have made you leave your key
If I had known for just one second
You'd be back to bother me
Well now go, Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumble?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive , Yeah
As Long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
It took all the strength I had
Just not to fall apart
I'm trying hard to mend the pieces
Of my broken heart
And I spent oh so many nights
Just feeling sorry for myself
I used to cry,
But now I hold my head up high
And you see me With somebody new
I'm not that stupid little person Still in love with you
And so you thought you'd just drop by
And you expect me to be free
But now I'm saving all my lovin'
For someone whose lovin' me
Well now go, Walk out the door
Just turn around
Now, you're not welcome anymore
Weren't you the one Who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumple?
Did you think I'd lay down and die?
Oh not I,
I will survive Yeah
As long as I know how to love,
I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive,
I will survive
Yeah, yeah
Wednesday, December 9, 2009
YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja
diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,
yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap
hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk
menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja
dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan
apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di
sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya"
,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh
sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama
menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi
tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anakyang
manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa
bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa
berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalahMama.. ..
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak
dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS
menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di
ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang
dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan
mengeras danPapa
memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera
datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter
atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata
hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai
dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk
berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan
menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi
dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang
pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan
teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia
tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa
belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin padaPapa
untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelakiyang
di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang
panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah
selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang
sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam
segala hal..
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang
kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk
teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa
/ Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi
dibalik hatinya.*
diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,
yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap
hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk
menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu
bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja
dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan
apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di
sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya"
,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh
sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama
menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi
tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anakyang
manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit
membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa
bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa
berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalahMama.. ..
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak
dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS
menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke
rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di
ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan
untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang
dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan
mengeras danPapa
memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera
datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter
atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata
hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai
dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk
berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan
menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi
dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang
pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan
teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia
tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa
belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin padaPapa
untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelakiyang
di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang
panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah
selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang
sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam
segala hal..
Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang
kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk
teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa
/ Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi
dibalik hatinya.*
Bingung
bingung ,,,,
kenapa ada diam ,,,,
kenapa ada sunyi ,,,,
kenapa membatu ,,,,
dan apa maksud semua ini ,,,,
akankah waktu yang menjawab ,,,,
atau waktu yang mengubur semua ,,,,
Mencintai Mu
Ya ALLAH , jika aku jatuh cinta
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada Mu
agar bertambah untuk mencintai Mu
Ya ALLAH , jika aku jatuh cinta
jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada Mu
Ya ALLAH , sesungguhnya aku bermohon kepada Mu untuk selalu mencintai Mu
mencintai orang" yang mencintai Mu
dan amal perbuatan yang dapat menghantarkan aku untuk mencintai Mu
Ya RAHIM , betapa Maha Besar nya Engkau telah memberikan seseorang
yang mecintaiku dan menjadi pasangan yang sempurna dalam hidup ini
tanpa harus mengurangi cintaku pada Mu
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada Mu
agar bertambah untuk mencintai Mu
Ya ALLAH , jika aku jatuh cinta
jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada Mu
Ya ALLAH , sesungguhnya aku bermohon kepada Mu untuk selalu mencintai Mu
mencintai orang" yang mencintai Mu
dan amal perbuatan yang dapat menghantarkan aku untuk mencintai Mu
Ya RAHIM , betapa Maha Besar nya Engkau telah memberikan seseorang
yang mecintaiku dan menjadi pasangan yang sempurna dalam hidup ini
tanpa harus mengurangi cintaku pada Mu
Subscribe to:
Posts (Atom)